Selasa, 15 September 2009

Tips Unik Pramuka TRISULA Untuk Para Pembina

Salam Pramuka.........!!!
Kakak-kakak para Pembina Pramuka yang saya hormati.
Bukan bermaksud meng-guru-i atau bukan berarti kami lebih hebat, tapi hanya ingin membagi ilmu yang kami punya sebagai bahan pembanding atau mungkin sebagai bahan ajar (kalau mungkin. red).
Selama ini kami selalu menerapkan prinsip dasar 5 (lima, Five dalam bahasa inggris), untuk memajukan pangkalan yang kami bina. Dan lima dasar ini tidak boleh terpisah/terberai satu sama lain jika ingin pangkalan yang anda bina selalu survive (jaya maksudnya). apa saja prinsip dasar 5 itu ???.

1. Dukungan yang kuat dari pihak kepala sekolah
2. Dukungan yang lebih kuat lagi dari para dewan guru
3. Ada siswa yang siap untuk ditempa dan dilatih
4. Dukungan yang sangat kuat dari orang tua
5. Ada pembina yang profesional (kalau ada), (profesional = tidak penting)

Sekali lagi, lima hal diatas harus ada dan sangat penting sekali adanya untuk membuat pangkalan yang hebat. Nahhh....., dibawah ini penjelasan dari 5 hal diatas.

1. Dukungan yang kuat dari pihak kepala sekolah

Apa sih yang dimaksud dukungan yang kuat dari pihak kepala sekolah itu...???. sebelum saya jelaskan apa maksudnya terlebih dahulu kami jelaskan apa maksud dari dukungan.
Yang dimaksud dukungan disini adalah dukungan secara menyeluruh dan total, bukan hanya sekedar ucapan
"yach... program anda saya dukung",
tapi setelah itu tidak pernah lagi bertanya, melihat, tidak mendukung kegiatan yang dibuat pembina, mengaudit keuangan dan program, menanyakan kendala, atau menawarkan bantuan. Itu namanya bukan dukungan yang kuat, kata-kata "yach.... program anda saya dukung" itu hanya basa-basi saja. Apa lagi ketika pembina mengajukan kegiatan jawabannya "maaf, lain kali aja, lagi ngga' ada dana", itu namanya dukungan aspal (asli tapi palsu).
Nah...., para pembina, jadi apa yang dimaksud dengan 'Dukungan yang kuat dari pihak kepala sekolah'?, artinya kepala sekolah benar-benar mendukung semua kegiatan yang kita ajukan, bagaimana dengan keadaan dana sekolah sedang menipis?, itu bisa disiasati kalau lima hal diatas terpenuhi. Jadi bagaimana Kepala sekolah yang mendukung itu:
1. mau bertanya tentang
  • kendala-kendala yang dihadapi dilapangan
  • kesiapan peserta menghadapi lomba
  • kemampuan pembina
  • kegiatan berikutnya
  • pencapaian ramu, rakit, terap
  • DLL. intinya semua hal selalu ditanyakan oleh kepala sekolah
2. marah-marah jika program tidak jalan
3. selalu rutin mengadakan rapat dengan semua komponen tentang Kegiatan Pramuka
4. mengaudit keuangan
5. DLL. intinya semua kegiatan dilakukan oleh kepala sekolah utnuk mendukung suksesnya kegiatan Pramuka.
nah.... kakak-kakak tau kan maksudnya dengan kepala sekolah mendukung dengan kuat itu???, jadi jika kakak-kakak mau membina Pramuka disuatu lembaga sekolah baik SD, MI maupun SMP, MTs, cari kepala sekolah yang kayak gitu, atau jika tidak ada kepala sekolah yang seperti itu, maka tugas kakak-kakak untuk menjadikan kepala sekolahnya seperti itu, saya jamin bisa, karena disekolah kami yaitu SDN Andongsari 03 dulunya kepala sekolah cuek banget termasuk guru-gurunya, mereka tidak peduli dengan Pramuka, tapi berkat ketekunan para pembinanya, itu semua hanya tinggal kenangan belaka. Di Ambulu ada 4 lagi lo.... sekolah yang sukses dibidang Pramuka, dulunya sich...., ceritanya sama saja para kepala sekolah dan guru-gurunya cuek abis....!!!, tapi berkat lima hal diatas dilaksanakan sekarang keempat sekolahan tersebut sukses dibidang Pramuka, 4 sekolah tersebut adalah
1. MIMA Nurul Ulum/pangkalan Forty Five
2. MIMA Bedengan/pangkalan Pattimura
3. SMPN 2 Ambulu/pangkalan Arwapada
4. MTs Ma'arif Langon Ambulu/pangkalan Samabu

2. Dukungan Yang Lebih Kuat Dari Dewan Guru
Apa Sich maksud dari dukungan yang lebih kuat dari dewan gur itu...?.
Nah...., kalau kepala sekolah tugasnya hanya mengawasi, memberikan arahan, memotifasi, dan yang bertanggung jawab terhadap semua kegiatan, kalau guru lain lagi...!!. Artinya guru yang mendukung itu disamping memberikan arahan, juga mau ikut terlibat dalam pelaksanaan latihan, maupun dalam even-even perlombaan.
Misalkan, kita sebagai pembina membutuhkan pertolongan kepada guru, maka guru tersebut dengan senang hati mau menolong kita kapanpun dan dimanapun, naaah..., ini namanya dukungan yang hyata, bukan hanya omong tok, "saya sangat mendukung", tapi ya hanya sebatas mendukung, ngga' ada pelaksanaannya, itu sama aja bohong.
Kemudian apa saja yang bisa kita pintai tolong kepada dewan guru tersebut...?
Sebenarnya banyak kok yang guru bisa lakukan untuk kemajuan Pramuka dipangkalan kita, yang biasanya pembina sulit untuk melakukannya, misal
  • Untuk memberi pengertian pada orang tua kita bisa minta tolong pada guru untuk mendatangi rumahnya, biasanya orang tua itu lebih percaya guru ketimbang pada pembinanya
  • memberikan sangsi pada peserta, jangan sampai seorang pembina memberikan sangsi sendiri pada peserta, bisa gawat, karena begitu pembina keliatan kejam suka ngasih sangsi suka menghukum, maka peserta akan hilang simpatiknya pada kita, ketika itu juga kita akan kesulitan untuk melaksanakan ide-ide karena peserta akan membuat jarak dengan kita.
  • memberikan dukungan dana, tau sendiri kan....?, kalau sudah ada lomba banyak kan dana yang dibutuhkan?, apalagi dana sekolah sedang menipis, sedangkan lomba pramuka setahun 4 sampai 5 kali.
  • Marah bukan tugas kita sebagai pembina, tapi marah adalah tugas guru, maka selama proses latihan guru harus terus mendampingi.
  • dan banyak lagi lainnya yang bisa dilakukan oleh guru.
Jadi guru nggak sama dengan kepala sekolah, artinya kalau yang dimaksud dengan dukungan guru itu, maka guru tersebut betul-betul terlibat dalam proses latihan maupun lomba.

3. Ada Siswa Yang Siap Ditempa Dan Dilatih
Maksudnya disini adalah siswa yang menjadi anggota Pramuka, minimal satu regu putra dan satu regu putri, yang siap lahir batin untuk belajar dan belajar. anggota tersebut harus siap mengorbankan segalanya, biasanya siswa ada ikut club sepak bola, jika dia masuk dalam regu inti maka dia siap untuk menomor duakan sepak bola dan menomor satukan Pramuka, jika tidak sanggup jangan dimasukkan kedalam regu inti, bisa hamburadul jadinya karena Pramuka butuh kekompakan regu. Dipangkalan kami latihan Pramuka seminggu 2 kali dan itu harus diikuti oleh semua anggota yang ditunjuk latihan dengan tetap didampingi oleh guru. Dan pelaksanaan persami satu bulan sekali inipun wajib bagi semua anggota. Bahkan kalau menghadapi even lomba maka latihan tiap hari itupun dua kali mulai jam 04.30 - 06.00 wib dan jam 14.00 - 17.00 wib. dan inipun juga wajib diikuti oleh semua anggota inti yang ditunjuk dan tetap didampingi oleh dewan guru. Jika ada anggota yang tidak sanggup mengikuti ketatnya jadwal latihan maka dia harus dikeluarkan dari regu inti. Tentu saja dengan berbagai pertimbangan dan konsultasi pada dewan guru serta kepala Sekolah termasuk orang tua juga diajak berunding.
Dan yang penting juga, pihak sekolah maupun guru harus bisa membujuk anak yang pandai/berprestasi, untuk mau masuk regu inti, karena biasanya anak pintar ngga' mau masuk regu inti karena lebih memberatkan belajarnya. Anak yang pandai sangat diperlukan dalam regu Pramuka karena banyak lomba-lomba Pramuka yang mengandalkan otak.

4. Dukungan Yang Sangat Kuat Dari Orang Tua
Maksud dari dukungan yang kuat dari orang tua adalah orang tua juga terlibat dalam pelaksanaan latihan Pramuka Tersebut baik langsung maupun tidak langsung. karena walaupun kepala sekolah mendukung, guru-guru juga mendukung, dan anaknya siap lahir batin untuk dilatih, tapi orang tua tidak menijinkan pada anaknya, atau mengijinkan tapi tidak total, maka semua hal diatas tidak ada gunanya. sebab Pramuka yang bagus itu modalnya besar, dipangkalan kami setiap anak yang masuk anggota inti wajib memiliki:
  • Baju Pramuka TRISULA (nama pangkalan TRISULA) seharga Rp. 40.000,-
  • Baju Pramuka Harian Rp. 30.000,-
  • Celana Pramuka TRISULA rp. 40.000,-
  • Celana Pramuka harian Rp. 30.000,-
  • Baret Rp. 7.500,-
  • Asduk Rp. 15.000,-
  • Topi TRISULA Rp. 20.000,-
  • Slayer TRISULA (dua buah) Rp. 20.000,-
  • Kaus TRISULA (untuk kegiatan lapangan) rp. 25.000,-
  • Kaus TRISULA harian Rp. 25.000,-
  • Kaus Kaki TRISULA Rp. 15.000,-
  • Kaus kaki Pramuka harian Rp. 5.000,-
  • Sepatu harian Rp. 80.000,-
  • Sepatu TRISULA Rp. 140.000,-
  • Slempang/tetampang Rp. 10.000,-
  • Peluit dan talinya Rp. 22.000,-
  • Ikat pinggang TRISULA 15.000,-
  • Ikat pinggang harian Rp. 10.000,-
  • Kopel & hanrem (yang sering dipakai BRIMOB) Rp. 70.000,-
  • Tempat Air minum Rp. 30.000,-
  • Tas paha Rp. 30.000,-
  • Ransel TRISULA Rp. 135.000,-
  • Tongkat TRISULA dan benderanya Rp. 30.000,-
  • Tongkat kegiatan (2 buah) Rp. 15.000,-
  • Tas tongkat Rp. 10.000,-
Banyangkan...!!!, berapa ratus ribu yang harus disediakan orang tua buat perlengkapan Pramuka tersebut, belum lagi iuran mingguan, iuran jika ada perkemahan, dll. Dan lagi peralatan diatas bukan termasuk peralatan sekolah, karena peralatan diatas khusus untuk Pramuka saja. Jika orang tua dukungannya kurang kuat apa mungkin hal diatas bisa terjadi.
Tapi harga tersebut diatas adalah harga asli artinya dipangkalan kami harga itu tidak tentu, bagi si kaya harga itu akan lebih mahal dan bagi si kurang mampu harga diatas bisa lebih murah artinya harga tersebut saling silang, yang kaya bantu yang kurang mampu. Belum termasuk bantuan masyarakat, tokoh masyarakat, dan sekolah maupun dewan guru. Intinya Pramuka yang ideal itu tidak murah butuh dukungan semua pihak.
Disamping dukungan keuangan orang tua juga dukungan butuh dukungan yang lain, misal ketika anak latihan jam 04.30 pagi, itu kan masih gelap dan enak-enaknya tidur, siapa yang membangunkan anak dan mengantarkannya ketempat latihan kalau bukan orang tua, ini juga salah satu bentuk dukungan, disamping banyak lagi dukungan-dukungan yang lain yang diperlukan dari orang tua.

5. Ada Pembina Yang Profesional
Pembina profesional juga diperlukan walupun tidak terlalu penting, karena hal yang paling penting adalah 4 hal diatas, tugas pembina hanya membina dan melatih materi kepramukaan tidak lebih dari itu, untuk yang lain-lain serahkan pada dewan guru. Pembina profesional tidak harus KMD, KML, atau yang lainnya, walaupun Pembina sudah KML tapi tidak mau terus belajar, tidak mau menerima perkembangan dunia Pramuka, tidak kreatif, tidak produktif, maka sama halnya bohong. Lebih baik pembina yang belum KMD tapi memenuhi kriteria diatas.

Nah Para pembina yang budiman, itu tips untuk para pembina yang ingin Pramuka dipangkalannya maju dan selalu menang lomba. Bagi anda yang kurang puas dengan penjabaran kami diatas, kami memiliki beberapa opsi:
  1. Silahkan buka website kami yang lainnya, karena disana banyak terdapat informasi penting, materi kepramukaan, maupun video-video latihan maupun perlombaan.
  2. Silahkan berkirim surat lewat imail yang kami sediakan untuk tanya jawab. atau
  3. Silahkan datang langsung dipangkalan kami, apa benar semua yang kami tulis diatas tersebut betul-betul dilaksanakan dipangkalan kami.
Nah....., Pra Pembina selamat mencoba, semoga sukses!.

2 komentar:

  1. wow.... Pramuka TRISULA ngga' salah nich.....!!, masak biayanya segitu gede...., tpi ga pa2 dach .... akan aq coba....., do'ain berasil yach...???

    BalasHapus

SELAMAT DATANG DI DUNIA PRAMUKA TRISULA SDN ANDONGSARI 03

kakak-kakak dan adik-adik pecinta Gerakan Pramuka selamat datang di dunianya Pramuka TRISULA SDN Andongsari 03 Ambulu Jember Jawa Timur. dan selamat menikmati.

Foto-Foto Pramuka TRISULA tempoe doeloe

Ada kesalahan di dalam gadget ini